Arsip untuk September, 2011

Bidan DELIMA

Posted: September 15, 2011 in konsep kebidanan
Tag:,

BAB I PENDAHULUAN   A.Latar Belakang Sebagai salah satu profesi dalam bidang kesehatan, bidan memiliki kewenangan untuk memberikan Pelayanan Kebidanan Kesehatan Reproduksi kepada perempuan remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, bersalin, nifas, masa interval, klimakterium dan menopause, bayi baru lahir, serta anak balita dan prasekolah. Selain itu, bidan juga berwenang untuk memberikan Pelayanan Keluarga Berencana [...]

SEJARAH PELAYANAN KEBIDANAN DI NEW ZEALAND   Selandia Baru telah mempunyai peraturan tentang cara kerja kebidanan sejak tahun 1904. Tetapi, lebih dari seratus tahun yang lalu lingkup praktek bidan telah berubah secara berarti sebagai hasil dari meningkatnya sistem perumahsakitan dan pengobatan atau pertolongan dalam kelahiran. Karena adanya otonomi bagi pekerja yang bergerak dalam praktiknya dengan [...]

PERAN DAN FUNGSI BIDAN DI SELANDIA BARU Kebidanan sebagai profesi otonomi Midwifery in New Zealand regained its status as an autonomous profession in 1990.  Midwifery is a profession with a distinct body of knowledge and its own Scope of Practice, Code of Ethics and Standards of Practice.            Kebidanan di Selandia Baru kembali statusnya sebagai profesi yang [...]

SPIROCHAETA

Posted: September 13, 2011 in mikrobiologi

SPIROCHAETA Golongan kuman ini termasuk dalam orgo Spirochaetales yang dibagi kedalam 2 familia morfologi seperti panjang sel. Jumlah spiral. Ada tidaknya filament aksial, dan lain – lain. Klasifikasi menurut Bergey 1984 adalah sebagai berikut : Spirochetes : Order I. Spirochaetales Family I. Spirochaetaceae Genus 1. Spirochaeta Genus 2. Christispira Genus 3. Treponema Genus 4. Borrelia [...]

Pengambilan Spesimen

Posted: September 13, 2011 in mikrobiologi

PENGAMBILAN SPESIMEN   Salah satu cara menanggulangi penyakit infeksi adalah dengan menentukan penyebab dan kemudian memberi terapi yang rasional berdasarkan hasil uji laboratorium. Dalam hal ini peranan laboratorium sebagai penunjang diagnosis dan terapi penyakit infeksi menjadi sangat penting . Hasil pemeriksaan mikrobiologik sangat tergantung oleh kualitas spesimen. Spesimen yang diperiksa di lab Mikrobiologi sebagian besar [...]

Mycobacteria

Posted: September 13, 2011 in mikrobiologi

MYCOBACTERIA Mycobacteria adalah golongan bakteri berbentuk batang, tidak membentuk spora, bersifat aerob. Tak mudah dibedakan pewarnaan, akan tetapi jika telah diberi pewarnaan, akan sukar dilunturkan dengan asam dan alkohol. Oleh karenanya Mycobacteria disebut pula bakteri tahan asam atau disingkat BTA. Mycobacteria dapat dikelompokkan menjadi golongan saprofit dan golongan patogen.   Mycobacterium Tuberculosis   A.      Morfologi [...]

metabolisme organisme

Posted: September 13, 2011 in mikrobiologi

METABOLISME MIKROORGANISME ENZIM: KATALISATOR BIOLOGIK Hampir swemua proses metabolisme memerlukan enzim, bila tidak ada enzim tidak akan ada kehidupan sel. Enzim adalah protein yang mempunyai kisaran berat molekul 600- 12.000 . Fungsinya mempercepat reaksi kimia yang terjadi dalam sel. Molekul yang mampu mempercepat reaksi kimia disebut katalisator. Dalam kerjanya enzim tidak berdiri sendiri, tetapi dibantu [...]

Epidemiologi

Posted: September 13, 2011 in mikrobiologi

EPIDEMIOLOGI   A.TAHAPAN KLINIK PENYAKIT DALAM TUBUH HOSPES   Individu yang terinfeksi mikroorganisme patogen akan menanggapi dengan berbagai cara. Seringkali sistem imune hospes akan menghambat patogen sebelum patogen tersebut  berhasil mengakibatkan   simtom atau atau simtom masih sangat ringan sehingga tidak terasa. Kasus seperti ini disebut subklinik atau tidak jelas. Ketika patogen berinteraksi dengan sistem pertahanan [...]

BAKTERI PENYEBAB INFEKSI   SALURAN PERNAFASAN DAN PARU       Mycobacterium tuberculosis     Streptococcus pneumoniae     Staphylococcus aureus     Klebsiella pneumoniae     Haemophilus influenzae     Pseudomonas aeruginosa     Legionella pneumophilia                           MYCOBACTERIA   BATANG Tidak mbtk [...]

FLORA NORMAL Pendahuluan Pada bab-bab dimuka telah dijelaskan mengenai berbagai macam mikroorganisme dalam kaitannya dengan penyakit infeksi. Dalam bab ini akan diulas peran mikroorganisme dari sisi yang lain, yakni sebagai anggota flora normal tubuh. Bahan ini diberikan dalam bentuk kuliah dengan alokasi waktu 2 X 50 menit. Setelah membaca bahan ajar dan mengikuti kuliah bab [...]